Bumi adalah jiwa kita. Ia merenung karena tak diperdayakan. Ia berfikir bahwa ia tak dipelihara. Padahal seharusnya ia dirawat bukan untuk diambil. Manusia adalah watak yang serarakah. Selalu ingin menang sendiri. Bahkan yang lebih parah dari itu adalah watak manusia dewasa. Seharusnya ia berfikir dewasa, tapi apa dia malah berfikir kekanak-kanakkan. Saling berebut mainan, antara satu dengan yang lainnya tak mau mengalah. Wah....wah.... bahaya juga.. Harus di psikiater dulu....

Tapi bumi tetap sabar, ia memendam kesabarannya dalam keraknya. Dan suatu kelak akan ia muntahkan dengan dasyatnya untuk membalas perbuatan makhluk hidup yang telah menelantarkannya.

Seharusnya manusia memberi bukan untuk meminta, dan mengambil segala-galanya dari bumi. Seolah bumi ini adalah miliknya. Memberi khan lebih mulia dan lebih baik daripada meminta ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Israel Vs Gaza

Workshop Karya Tulis